Parlemen Cakra Adhikara
Filosofi logo dan makna setiap elemen yang menjadi dasar kekuatan serta identitas Parlemen Mahasiswa Fakultas Teknik UNESA.
Cakra Adhikara
Logo Parlemen “Cakra Adhikara” merepresentasikan filosofi kekuatan, kewenangan, dan kesatuan dalam menjalankan peran organisasi. Lingkaran pusat melambangkan jantung sekaligus kendali utama gerak organisasi. Lima elemen berwarna menggambarkan keberagaman lima jurusan di Fakultas Teknik UNESA yang menjadi energi kolektif penguat persatuan. Perisai emas melambangkan perlindungan yang menjaga stabilitas internal sekaligus menjadi benteng kokoh menghadapi tantangan eksternal. Sementara lima pilar emas melambangkan struktur utama parlemen yaitu, BPH, Komisi Legislasi, Komisi Pengawasan dan Audit, Komisi Advokasi, serta Komisi Humas dan Medinfo yang memiliki peran berbeda namun terhubung pada satu tujuan bersama.
Lingkaran Pusat
Lingkaran pusat dalam logo ini adalah simbol dari jantung dan pusat kendali seluruh gerak organisasi. Bentuknya yang sempurna tanpa awal maupun akhir melambangkan kesatuan visi yang menyatukan setiap langkah dan tujuan. Menegaskan perannya sebagai penopang utama organisasi. Melambangkan keadilan, kebijaksanaan, keberanian, ketegasan, dan kekuasaan.
Lima Elemen Berwarna
Warna biru, coklat, oranye, merah, dan kuning merupakan simbol lima jurusan di Fakultas Teknik UNESA. Biru melambangkan Teknik Mesin. Coklat mewakili Teknik Sipil. Oranye mewakili Teknik Informatika. Merah mewakili Teknik Elektro. Kuning mewakili Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Kelima warna ini memperlihatkan bahwa keberagaman jurusan justru menjadi energi kolektif yang memperkuat kesatuan fakultas.
Lima Pilar Emas
Lima ujung emas besar yang melengkung keluar merepresentasikan lima pilar utama dalam struktur organisasi, yaitu Badan Pengurus Harian (BPH), Komisi 1 (Legislasi), Komisi 2 (Pengawasan dan Audit), Komisi 3 (Advokesma), dan Komisi 4 (Humas dan Medinfo). Setiap ujung emas melambangkan peran strategis yang berbeda namun terhubung pada satu pusat tujuan.
Perisai Emas
Melambangkan perlindungan yang tidak hanya menjaga stabilitas dan keharmonisan internal organisasi, tetapi juga berfungsi sebagai benteng kokoh yang mampu menahan segala bentuk tantangan atau serangan dari pihak eksternal. Perisai ini dirancang bukan untuk menghalangi, melainkan untuk memastikan bahwa pilar-pilar utama organisasi tetap dapat bergerak maju dengan mantap.
Warna Emas
Warna emas melambangkan kemuliaan, kejayaan, dan prestasi tertinggi yang ingin dicapai organisasi. Selain itu, emas juga merepresentasikan nilai keabadian, kebijaksanaan, dan integritas, sehingga setiap pilar organisasi tidak hanya berperan sebagai penopang, tetapi juga sebagai simbol kehormatan dalam menjalankan amanah dan visi bersama.